Saturday, January 16, 2016

Departement film/video editing

Departement editing adalah bagian dari divisi pasca produksi atau post production. Dalam sebuah post production atau studio editing ada beberapa orang yang bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Mengapa dibutuhkan beberapa orang didalam department editing?, karena untuk mempersingkat waktu dan biasanya, Sklill/ kemampuan yang berbeda-beda yang tidak mungkin dikerjakan oleh satu orang.


  
Di bawah ini adalah beberapa orang yang bertugas di studio editing dan support-nya.

Data loader [production support]


Data loader bertugas mentransfer file/ materi dari card/ kamera kedalam bentuk data dan mengkonversi file ke format yang diinginkan editor. Biasanya bekerja dilapangan saat syuting berlangsung.

Assisten editor

Bertugas Input data ke dalam software editing, men-sinkronkan audio dan video, membuang scene yang "bad" [sesuai catatan skrip], menata urutan cerita [rough cut] dan membuat potongan-potongan untuk multicam.

Editor

Orang yang bertugas penuh membuat cerita menjadi hidup. Memberikan potongan-potongan yang halus. Editor bertanggung jawab mengarahkan cerita menjadi lebih baik dari materi yang sudah ada. 

Chief editor

Dia adalah kepala dari berbagai editor. Keputusan finish ada di tangan chief editor. Chief editor dibutuhkan jikalau dalam sebuah project dikerjakan oleh lebih dari satu editor.

Visual effect
Mereka bertugas membuat beberapa efek yang dibutuhkan untuk menambah ke dramatisan sebuah cerita. Misalnya mebuat efek ledakan, efek langit mendung, petir dan sejenisnya.

Animator
Membuat dan memvisualkan yang tidak mungkin dikerjakan dengan cara syuting. Animator umumnya bekerja dengan tim, meliputi visual artis, modelling, animasi dan sejenisnya. Animator mampu membuat film tanpa harus melakukan syuting, dengan cara membuat sebuah film animasi.

Colorist [Grading color]
Orang yang bertugas membuat warna gambar menjadi lebih hidup, mem-benar-kan warna gambar yang salah, memadu padankan warna dari berbagai settingan kamera yang berbeda dan mendramatisasi suasana lewat pewarnaan gambar. Umumnya mereka bekerja di ruang gelap.

Sound designer
Bertugas membuat backsound/music scooring sebuah cerita, menambahkan sound efek dan mixing audio. Sound designer dibantu oleh beberapa orang untuk membuat beberapa suara yang dibutuhkan, seperti suara pintu terbuka, suara kaki berjalan, suara tembakan dan lain-lain.

Itulah beberapa orang yang bekerja di departement editing. Departement editing juga membutuhkan support dari beberapa departement lain.

3 komentar:

  1. Melihat dari point di atas, biasanya langkah-langkah editing apakah sesuai yang dipaparkan di artikel ini?

    Btw.. nice info nih buat para newbie hehehe

    ReplyDelete
  2. With ProSlideshow Particular clients are given a game plan of completely adaptable layouts and changes to make slideshow. Every client can choose from up to three layers inside three-measurement space. Clients can choose from either boards, box set patterns, circle set pattern, triangle set patterns, straight advances, roundabout changes, and all the more all inside FCPX Plugins

    ReplyDelete
  3. very nice post, i actually love this web site, carry on it production houses in Dubai

    ReplyDelete